Manfaat yang Bisa Diperoleh Batita Intoleran dari Susu Formula Soya

Batita Intoleran dari Susu Formula Soya

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan tempe dan tahu bukan? Nah, bagaimana jika bahan dasarnya tersebut dibuat susu? Ternyata, susu formula soya atau kedelai bisa menjadi alternatif pilihan untuk balita yang memiliki intoleran terhadap protein susu sapi. Lantas, sebenarnya apa saja manfaatnya? Simak ulasannya berikut ini dengan saksama.

Terhindar dari Dampak Intoleransi dan Alergi

Manfaat inilah yang menjadi tujuan utama pemilihan susu soya daripada susu sapi. Sayangnya, tidak sedikit orang yang menyamakan intoleran dengan alergi, padahal keduanya jelas berbeda. Anda harus menjadi salah satu yang menyadari bahwa kedua hal tersebut tidak sama.

Kandungan dalam susu sapi yang sulit dicerna dalam perut batita penderita intoleran adalah lactase. Oleh karena itu, hal semcam ini lebih sering disebut dalam satu rangkaian kata, yaitu intoleransi laktosa. Dalam kasus ini, tubuh batita intoleran biasanya tidak mampu memproduksi cukup banyak enzim lactase untuk mencerna laktosa yang masuk ke tubuh.

Batita yang mengalami intoleran biasanya memiliki riwayat keturunan dari Anda atau pasangan Anda sebagai orang tuanya. Lantas, jika batita Anda tetap mengonsumsinya, bisa jadi dia akan merasa sakit perut, kembung, mulas, dan muntah-muntah. Beberapa kasus juga menyebutkan dampak lain berupa munculnya bintik-bintik merah, asma, hingga diare.

Sedangkan alergi susu, bisa mengakibatkan sesak napas, mual, muntah hingga kematian (anaphylaxis). Karena, alergi berpengaruh pada sistem imun atau kekebalan tubuh. Intinya, sistem imun ini menganggap susu sebagai ‘musuh’ atau zat berbahaya bagi tubuh yang harus diperangi.

Kandungan Gizi yang Lengkap

Gizi paling utama yang dibutuhkan batita dari susu formula yang dikonsumsinya adalah protein. Nah, di dalam soya yang dibuat susu, ada 9 asam amino esensial (salah satunya lisin) yang selanjutnya akan diubah tubuh menjadi antibodi. Jadi, secara tidak langsung, susu soya juga bisa membantu meningkatkan sistem imun batita.

Kandungan lainnya yang tidak kalah penting adalah karbohidrat, serat, vitamin B12, E, dan K. Ada juga riboflavin, kalsium, zat besi yang tentunya penting juga untuk tumbuh kembang anak Anda. Selain itu, kalori yang rendah juga menjadi kelebihan tersendiri bagi susu soya di atas susu sapi.

Kemudian, banyak manfaat dari kandungan gizi yang lengkap ini. Misalnya protein untuk mencegah kardiovaskular, isoflavon baik untuk jantung, magnesium dan vitamin D untuk mencegah risiko terkena diabetes tipe 2. Setelah itu, ada juga vitamin E, asam folat, dan B6 yang berperan mencegah batita Anda mengalami lemah jantung.

Recommended untuk Anak Autis

Selain anak intoleran, protein yang terdapat dalam susu formula dari sapi maupun produk turunannya seperi keju dan yoghurt, yaitu glutein dan kasein tidak cocok untuk anak autis. Hal ini sangat penting untuk diketahui para ibu dengan anak autis. Karena, dua protein ini akan menganggu kinerja dan fungsi otaknya.

Hal ini tentu akan memperparah autisme-nya. Oleh karena itu, susu soya sangat recommended untuk diberikan pada mereka. Kemudian, protein dalam susu soya juga mampu menyeimbangkan kebutuhan protein yang anak batita Anda butuhkan.

Sifat intoleran kadang bisa diatasi setelah usia anak Anda bertambah. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh dan sistem pencernaannya yang sudah lebih baik. Jadi, jika batita Anda sudah berusia lebih dari 3 tahun, Anda bisa coba kembali memberinya susu sapi. Tapi, Anda perleu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter anak.